Jalan Politik Muhammad SAW Mewujudkan Daulah Rasul



Rp120.000,00
Rp96.000,00 Hemat 20%
Termasuk pajak

DATA BUKU

Judul : Jalan Politik Muhammad SAW Mewujudkan Daulah Rasul

Penulis : Sayyid al-Qimni

Genre : Sejarah/Biografi

Penerbit : Alvabet

Cetakan : I, Desember 2021

Ukuran : 15 x 23 cm

Tebal : 512 halaman (2.7 cm)

Berat : 600 gr

ISBN : 978-623-220-124-8

Harga : Rp. 120.000

SINOPSIS

Sejarah Islam pada masa awal adalah sejarah pergumulan dan pertarungan politik yang kerap kali dimanifestasikan dalam perang bersenjata. Jalan perang dipilih ketika tawaran damai atau kerja sama dengan pihak lain menemui jalan buntu. Seperti umumnya perjuangan politik, perang bertujuan untuk meraih kekuasaan. Dengan menggenggam kekuasaan, sang tokoh berupaya mewujudkan dan menyebarkan ideologi, keyakinan, dan pemikirannya. 

Apa yang kita kenal sebagai dakwah Islam pada lima belas abad silam, yang ditolak oleh para penentangnya hingga berujung pada banyak peperangan, tidak lain adalah jalan politik Nabi Muhammad SAW dari Bani Hasyim untuk membangun dan mendirikan “Daulah Rasul”. Setiap peperangan yang beliau lakoni dan menangi bertujuan untuk memperkuat dan memperluas kekuasaannya di kalangan masyarakat Arab bahkan luar Jazirah Arab. 

Buku ini menyajikan pandangan kritis Sayyid al-Qimni, pemikir kontemporer Mesir, dalam membaca sejarah awal Islam dan sosok Nabi Muhammad dari perspektif politik. Merujuk pada sumber-sumber klasik yang otoritatif, al-Qimni melihat sosok Nabi Muhammad sebagai politikus lihai yang dalam setiap kesempatan mampu mendulang pengaruh dan simpati untuk memperkuat posisinya. Membaca buku ini, kita akan melihat “sisi lain” yang jauh berbeda dari seorang Muhammad SAW.    

***

“Jika Anda ingin membaca buku objektif tentang sejarah Islam, Anda bisa mulai dari buku ini. Sebuah buku yang indah tentang biografi Muhammad dari perspektif sejarah murni, dan gambaran panorama yang komprehensif tentang komunitas Arab sebelum Islam, serta alasan kebangkitan negara Islam pada periode tersebut. Saya menemukan keberanian penulis dalam menarasikan sejumlah fakta sejarah yang jarang ditemukan di sebagian besar buku biografi (sirah) Nabi.”

—Goodreads

PENULIS

Sayyid Al-Qimni. Lengkapnya, Sayyid Mahmud al-Qimni. Lahir di Mesir, 13 Maret 1947. Dia adalah seorang akademisi, cendekiawan, dan penulis buku-buku sejarah Islam. Pada tahun 2009, mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kebudayaan Mesir atas pencapaiannya dalam bidang ilmu sosial. Karya-karyanya yang lain di antaranya: Ahl ad- Dîn wa ad-Dimuqratiyyah (2005), Syukran Bin Ladin! (2004), al-Jamâ’ât al-Islâmiyyah Ru’yah min ad-Dâkhil (2004), al-Isrâ’iliyyât (2002), al-Islamiyyât (2002), Isrâ’il, ath- Thaurah, at-Târîkh, at-Tadlîl (2000), Qishshah al-Khalq (1999), as-Su’âl al-Akhar (1998), an-Nabi Ibrahim wa at-Târîkh al-Majhûl (1996), an-Nabi Musa wa Akhir Ayyâm Tal al-‘Amarna (1987).

50 item

Referensi Spesifik

No customer reviews for the moment.